Perubahan iklim global pada dekade ini sangat memprihatinkan, kualitas lingkungan semakin menurun akibat aktivitas eksploitasi sumberdaya alam oleh manusia. Ditambah kondisi ekonomi, tingkat kesadaran lingkungan dan iklim usaha juga semakin menurun. Sementara itu, tantangan SDGs yang sudah dituangkan dalam Perpres no. 59 tahun 2017 menjadi komitmen pemerintah sekaligus tantangan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Masyarakat belum sepenuhnya siap menghadapi tantangan perubahan iklim global, kondisi ketidakpastian, sekaligus kemampuan bergaining ekonomi dan menjamin kelestarian lingkungan.
Maka penguatan kapasitas sumberdaya manusia dari berbagai aspek dalam mendukung penghidupan masyarakat di berbagai bidang menjadi sebuah kebutuhan. Upaya inovasi perlu dikembangkan secara kreatif untuk memastikan berjalannya manfaat secara berkelanjutan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem antara mata-pencaharian dan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.
Wahana Global Indonesia merupakan lembaga non profit yang ditujukan untuk membangun kapasitas masyarakat, mengembangkan strategi kreatif melalui kolaborasi sinergi yang bertanggungjawab dan berkeadilan antara para pihak (masyarakat, pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan lembaga keuangan atau lembaga donor dan media massa).
Terwujudnya masyarakat yang berdaya, tangguh, dan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas, inovasi sosial, dan kemitraan strategis.
WGI memfasilitasi proses pemberdayaan melalui PRA, pemetaan sosial, pengembangan kelompok, dan penguatan kelembagaan seperti kelompok tani, koperasi, dan BUMDes.
Anggota tim WGI telah bekerja bersama lembaga internasional seperti ADB, JICA, World Bank, UN Agencies, Cordaid, Caritas, Danone EcoFund, serta perusahaan besar seperti BP, Exxon Mobil, Weda Bay Nickel, RTI
Kapasitas WGI mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, gender, kelembagaan, hingga governansi keuangan, memungkinkan pendekatan yang integratif.
Setiap program didasarkan pada analisis sosial, pemetaan risiko, PRA, kajian rantai nilai, serta monitoring berbasis data.
Tim WGI memiliki pengalaman panjang bekerja di desa-desa, wilayah pedesaan terpencil, dan lokasi program korporasi, membangun relasi kuat dengan komunitas dan pemerintah.
Sistem keuangan WGI dikawal oleh tenaga profesional berpengalaman, memastikan akuntabilitas sesuai standar donor internasional.
Tim WGI berpengalaman memimpin proyek berskala besar yang melibatkan banyak pihak—pemerintah, swasta, komunitas, dan donor internasional.
Tim inti WGI terdiri dari praktisi senior dengan pengalaman panjang dalam pemberdayaan masyarakat, livelihood, perhutanan sosial, CSR, DRR, dan gender
Anggota tim WGI telah bekerja bersama lembaga internasional seperti ADB, JICA, World Bank, UN Agencies, Cordaid, Caritas, Danone EcoFund, serta perusahaan besar seperti BP, Exxon Mobil, Weda Bay Nickel, RTI.
Kapasitas WGI mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, gender, kelembagaan, hingga governansi keuangan, memungkinkan pendekatan yang integratif.
Setiap program didasarkan pada analisis sosial, pemetaan risiko, PRA, kajian rantai nilai, serta monitoring berbasis data.
Tim WGI memiliki pengalaman panjang bekerja di desa-desa, wilayah pedesaan terpencil, dan lokasi program korporasi, membangun relasi kuat dengan komunitas dan pemerintah.
Sistem keuangan WGI dikawal oleh tenaga profesional berpengalaman, memastikan akuntabilitas sesuai standar donor internasional
Tim WGI berpengalaman memimpin proyek berskala besar yang melibatkan banyak pihak—pemerintah, swasta, komunitas, dan donor internasional.
WGI dibangun di atas pengalaman panjang tim dalam bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah, donor internasional, korporasi, NGO, akademisi, dan komunitas lokal di seluruh Indonesia. Jejaring ini memperkuat kapasitas WGI dalam perencanaan, implementasi, dan monitoring program berbasis multipihak.

Japan International Cooperation Agency

Asian Development Bank

World Bank / PNPM Peduli

UNDP, UN-OCHA - melalui proyek DRR dan respons bencana

Cordaid (Belanda)

Caritas Switzerland

Danone Ecosystem Fund

Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI)

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Bappenas dan pemerintah daerah (provinsi & kabupaten)

BNPB & BPBD dalam program PRB
Dinas sosial, pertanian, koperasi, UMKM, dan kehutanan

Balai / KPH di berbagai provinsi

Exxon Mobil Cepu Limited
British Petroleum (BP)

Rio Tinto

Weda Bay Nickel

Apical Group & Solidaridad Network

Newmont Mining

Danone Aqua

CARE International Indonesia

Good Neighbors Indonesia

Pusaka Indonesia Foundation

Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI)

LSM daerah, kelompok adat, dan komunitas lokal

Universitas Indonesia

Universitas Gadjah Mada

IPB University

Universitas Mataram

Universitas Nusa Cendana

Konsultan penelitian & lembaga R&D
Andi memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman dalam perhutanan sosial, pengelolaan SDA berbasis masyarakat, penyusunan masterplan IAD, dan fasilitasi multipihak. Beliau telah terlibat dalam berbagai program nasional dan internasional bersama KLHK, JICA, Hatfield Indonesia, BP, Rio Tinto, Weda Bay Nickel, dan berbagai lembaga lainnya.
Keahliannya mencakup: penyusunan dokumen perencanaan kawasan, verifikasi perhutanan sosial, capacity building KPH/kelompok tani hutan, dan pengembangan rantai nilai komoditas hutan.
Ikhwan memiliki 23+ tahun pengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, UMKM, microfinance, livelihood, CSR, dan social entrepreneurship.
Berpengalaman bekerja dengan Good Neighbors, Exxon Mobil, BP, Weda Bay Nickel, Newmont, World Bank, dan lembaga internasional lainnya.
Menguasai: perencanaan program, M&E, penguatan koperasi, inklusi ekonomi, dan implementasi CSR berbasis masyarakat.
Nany adalah spesialis keuangan dengan 20+ tahun pengalaman dalam pengelolaan keuangan proyek berskala besar untuk Exxon Mobil Cepu, BP, Danone EcoFund, Weda Bay Nickel, Cordaid, dan berbagai mitra internasional.
Keahliannya meliputi: budgeting, financial control, audit support, penyusunan SOP, dan tata kelola keuangan lembaga donor.
Sara berpengalaman dalam administrasi keuangan, pengelolaan dokumen, pelaporan keuangan, dan penggunaan sistem akuntansi modern (Zahir, DOXA, SIKKA).
Pernah bekerja di perusahaan telekomunikasi, konsultan pemberdayaan masyarakat, dan pertambangan sebagai staf dan supervisor keuangan.
Berperan memastikan tata kelola administrasi lembaga berjalan tertib, akurat, dan akuntabel.
Ikasari memiliki 30+ tahun pengalaman dalam gender mainstreaming, perlindungan sosial, DRR, training, dan fasilitasi multipihak di lebih dari 30 provinsi.
Pernah bekerja bersama Cordaid, World Bank/PNPM Peduli, IOM, Coca-Cola Foundation, Adaro, CARE International, dan banyak lembaga lainnya.
Keahlian: DRR-based planning, gender analysis, curriculum development, community mobilization, dan social risk mitigation.
Nanang adalah fasilitator dan trainer nasional dengan pengalaman 20+ tahun dalam leadership, communication, team building, kelembagaan, dan pengembangan kapasitas SDM.
Mengisi ratusan pelatihan untuk pemerintah, korporasi, LSM, dan program internasional.
Spesialis dalam mendesain modul pelatihan organisasi dan intervensi perubahan perilaku.
Jupriansyah memiliki 20+ tahun pengalaman dalam agribisnis, livelihood, pertanian berkelanjutan, M&E, dan penguatan kelompok tani.
Pernah bekerja dengan CARE International, Caritas Swiss, Solidaridad, BP, RTI, Weda Bay Nickel, Exxon Mobil Cepu, Pusaka Indonesia, dan banyak lembaga lainnya.
Ahli dalam GAP, value chain, green agriculture, livelihood recovery pascabencana, dan rancangan intervensi berbasis data.
Nanang adalah fasilitator dan trainer nasional dengan pengalaman 20+ tahun dalam leadership, communication, team building, kelembagaan, dan pengembangan kapasitas SDM.
Mengisi ratusan pelatihan untuk pemerintah, korporasi, LSM, dan program internasional.
Spesialis dalam mendesain modul pelatihan organisasi dan intervensi perubahan perilaku.
Prof. Ricardi adalah Guru Besar Sosiologi Universitas Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam analisis sosial, transformasi masyarakat, governance, komunikasi perubahan, dan dinamika pembangunan. Beliau telah memegang berbagai posisi strategis seperti Ketua Senat Akademik FISIP UI, Direktur UI Press, serta anggota berbagai komite akademik tingkat universitas.
Di tingkat nasional, beliau pernah menjadi Anggota Tim Pakar Satgas Covid-19, dosen S3 di PTIK, dan narasumber untuk isu kepemimpinan, keberdayaan masyarakat, perubahan perilaku, dan kebijakan publik.
Keahlian utama:
Dengan lebih dari 50 publikasi nasional dan internasional, beliau memberikan fondasi akademik dan metodologis yang kuat bagi WGI.
Peni adalah pakar agribisnis dan pengembangan rantai nilai dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam kakao, kopi, pertanian berkelanjutan, agroforestry, dan penguatan petani. Beliau pernah menjabat sebagai Cocoa–Coffee Program Director Rikolto Asia Tenggara serta memimpin berbagai program regional terkait livelihood dan sustainable agriculture.
Beliau memiliki pengalaman internasional di Timor Leste dan Vietnam, serta memimpin baseline study, pelatihan pemerintah, dan kemitraan multipihak di sektor kakao dan kopi.
Keahlian utama:
Aktif di berbagai platform industri berkelanjutan :
Alamat Kantor dan Kontak Kami
© 2024, Wahana Global Indonesia All rights reserved.